Memang aku harus kompromi, dengan terpaksa akupun harus berdiri diantara kalian.
Aku akan menjadi penengah kalian.
Maaf, bukan maksud aku mengkhianati kalian.
Justru aku ingin mempertahankan persahabatan kita, persaudaraan kita.
Di satu sisi, ingin aku luluh lantak kan gedung tersebut.…
“Tidak ada yang akan mengubah nasib seseorang, kecuali orang itu sendiri.”
Tanggal 25 Nopember 2014 kemarin, semua guru yang ada di Indonesia merayakan sukacita. Karena tanggal tersebut diperingati sebagai hari guru nasional. Sebagaimana tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994 yang ditetapkan pada era presiden Soeharto.